Syntactic web vs Semantic web

Tulisan ini menyajikan evolusi dari web. Telah diketahui jika web hanya diperuntukkan bagi manusia dan  biasanya ditampilkan pada web browser. Internet Business Models semacam B2B dan B2C, membutuhkan pengorganisasian untuk proses pencarian dalam mengatasi permasalahan  interoperabilitas dan integrasi antara sistem dan aplikasi. Salah satu solusi untuk mendapatkan informasi yang tepat yaitu penggunaan teknologi semantic web dan ontology yang kegunaannya tidak hanya untuk tujuan display semata, namun untuk tujuan interoperabilitas dan integrasi juga. Beberapa komunitas telah melakukan penelitian dalam pengembangan standarisasi semantic untuk mengolah informasi seperti Resource Description Framework (RDF) dan Ontology web Language (OWL). Ontologi dapat membantu komunikasi antara manusia, interoperabilitas diantara sistem software dan mengembangkan desain serta kualitas dari sistem software. Teknologi Semantic web telah digunakan untuk membangun sistem berbasis semantic web seperti semantic web service, semantic integration untuk keperluan informasi pariwisata, semantic digital library , hingga pengembangan ontologi dalam bidang bioinformatika.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s