Ontology wisata

Harmonise

Harmonise menggabungkan konsep web semantic, e-Business framework dan perjalanan & pariwisata. Harmonise merupakan standar ontology untuk mengatasi masalah interoperabilitas pada  sistem informasi pariwisata. Interoperabilitas diperlukan untuk menunjang bisnis supaya lebih lancar dan mengurangi biaya dengan memaksimalkan aplikasi yang telah ada. 

Saat ini cukup banyak sistem informasi pariwisata dengan berbagai macam aplikasi bisnis yang dibuat dengan bahasa pemrograman dan platform yang berbeda-beda, yang pada akhirnya  menimbulkan permasalahan, diantaranya : bagaimana aplikasi-aplikasi tersebut dapat berkomunikasi dan bertukar data.

Permasalahan diatas dapat diatasi dengan web service. Harmonise ontology digunakan untuk menspesifikasikan web service yang ditawarkan. Apabila agen tertentu menyediakan suatu service , ia akan menspesifikasikan service menggunakan format ontology seperti OWL, saat mendaftarkan layanan ini. Dengan cara ini spesifikasi ontology akan menjadi referensi layanan saat dipanggil.

Web semantic enable web service (SWWS) akan mengubah web dari sekumpulan informasi statis menjadi distributed device of computation dengan basis teknologi Web semantic, membuat isi dalam world wide web menjadi dapat diproses mesin dan dapat diterjemahkan mesin.

eTourPlan

eTourPlan merupakan ontology pariwisata yang dibuat oleh Tsering Dema. Ontology pada sistem ini disusun berdasarkan konsep dari Harmonise. Jumlah class utama pada eTourPlan ada lima (5) , yaitu : Regions, Transportation, Akomodations, Events dan Attractions. eTourPlan menggunakan rule language OO RuleML (Object Oriented Rule Markup Language) dan POSL (Potisional Slotted Language). Entitas pariwisata didefinisikan menggunakan FOAF (Friend Of A Friend). Dalam melakukan pengujian terhadap query dilakukan pada lingkungan OO jDREW (Object Oriented java Deductive Reasoning Engine for the Web) . eTourPlan diterapkan dengan mengambil studi kasus pariwisata di negara Bhutan.

Desain data model berbasis ontology

Model adalah penyerderhanaan realita yang mendeskripsikan sebuah sistem dari perspektif tertentu. Model dibuat untuk memberikan pemahaman yang lebih baik. Untuk sistem yang kompleks, model perlu dibuat karena tidak mungkin memahami semuanya. Model dianggap penting , karena membantu pengembang untuk visualisasi, spesifikasi dan mendokumentasikan struktur dan perilaku dari arsitektur sistem.

Pembuatan data model menggunakan tool MagicDraw . Dan agar data model tersebut dapat memberikan semantic meaning pada suatu content web secara visual (grafis) digunakan tool Protege.

One comment on “Ontology wisata

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s