Algoritma Enkripsi Ae3

webpromoAE3 (Algoritma Enkripsi versi 3) dibuat mengikuti salah satu standar algoritma enkripsi yang memiliki masukan dan keluaran 64 bit yang diadopsi dari NESSIE ( New European Schemes for Signatures, Integrity and Encription). AE3 memiliki kunci sepanjang 128 bit. Meskipun kunci 256 bit sudah mulai sering digunakan karena kekuatiran akan kecepatan komputasi yang meningkat pesat akhir-akhir ini, penggunaan kunci 128 bit sebenarnya masih cukup aman. Sebagai catatan, untuk memecahkan satu kunci 128 bit dengan brute force attack, diperlukan 1 juta mesin yang setiap mesin mampu melakukan 1000 trilyun enkripsi per detik dalam waktu rata-rata sekitar 5,4 milyar tahun. Dengan demikian kunci 128 bit diperkirakan masih cukup aman hingga 30 tahun kedepan dalam menghadapi brute force attack. Penggunaan kunci diatas 128 bit mungkin hanya akan menambah lama proses enkripsi dan tidak banyak berpengaruh pada keamanannya.

AE3 adalah algoritma enkripsi yang memiliki dua bagian dasar. Bagian pertama disebut sebagai randomizing part (bagian pengacakan). Bagian kedua disebut sebagai bagian keyschedule ( persiapan kunci). Bagian pengacakan bertugas untuk melakukan enkripsi dan deskripsi. Adapun bagian persiapan kunci bertugas mempersiapkan kunci (subkey) yang akan langsung berhubungan dengan bagian pengacakan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s