Karakteristik Student Centered Learning

Pendekatan SCL memiliki karakteristik khusus yang mencakup berbagai aspek, diantaranya pengajar, siswa, materi , maupun teknik penyampaiannya. Semua karakteristik tersebut pada akhirnya membentuk pola pembelajaran yang berfokus kepada siswa. Adapun karakteristiknya sebagai berikut :

1. Pengajar berperan sebagai penunjang, dalam hal ini bertugas sebagai perantara pembelajaran yang membantu mengarahkan siswa, dan apabila perlu, ikut membantu siswa dalam mengembangkan materi yang ada.

2. Pengajar berwawasan luas dan bersifat terbuka terhadap masukan maupun kritik membangun dari siswanya.

3. Pengajar menggunakan cara penyampaian materi yang dianggap sesuai dengan kebutuhan dan kondisi siswa. Dalam hal ini tidak menutup kemungkinan seorang pengajar menggunakan cara pengajaran yang berbeda untuk setiap kelas.

4. Siswa merupakan tokoh utama pembelajaran yang memiliki wewenang untuk menentukan apa saja yang akan dipelajari terkait dengan materi yang ada, termasuk cara penyampaiannya.

5. Siswa merupakan anggota aktif pada proses pembelajaran yang senantiasa memberikan gagasan, baik saran maupun kritik. mereka bukan hanya menerima materi dari pengajar melainkan juga ikut serta dalam merumuskan, mengembangkan dan memproses materi pembelajaran.

6. Siswa mampu mengembangkan materi pembelajaran secara mandiri, dimana saja dan kapan saja , bukan hanya di kelas atau ditempat pengajar berada.

7. Siswa mampu merumuskan harapan mereka terhadap proses pembelajaran dan mengukur kinerja mereka sendiri.

8. Siswa saling berkolaborasi antara satu dengan yang lain.

9. Siswa memantau pembelajarannya sendiri, sehingga mampu merumuskan strategi pembelajaran yang tepat untuk hasil yang optimal.

10. Siswa termotivasi untuk mencapai sasaran yang telah ditetapkannya sendiri

11. Siswa memilih anggota kelompoknya sendiri dan menentukan bagaimana cara bekerja dalam kelompok tersebut.

12. Materi pembelajaran bersifat arahan bukan patokan pembelajaran, sehingga pengajar dan siswa tidak hanya terpaku pada materi yang ada, namun kreatif untuk mengembangkannya secara berkelanjutan.

13. Pembelajaran adalah proses pencarian ilmu pengetahuan secara aktif atau proses perumusan ilmu, bukan proses penangkapan ilmu semata.

14. Siswa membangun pengetahuannya sendiri melalui proses pembelajaran pribadi yang dilaluinya. Hubungan timbal balik antara siswa dan komponen-komponen lain penyusun proses pembelajaran yang tercipta pada aktivitas tersebut.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s