E-Readiness : Menjembatani Infrastruktur ICT dan Keberhasilan e-learning

E-Readiness organisasi

e-readynessE-Readiness organisasi terdiri atas dimensi kemauan dan kemampuan untuk memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dalam konteks pembelajaran. Kemauan dapat diketahui dari e-leadership dan budaya organisasi. Kemampuan organisasi dapat diketahui dari kemampuan mengelola teknologi informasi dan anggaran yang tersedia bagi pengembangan pembelajaran berbasis teknologi informasi.

E-leadership merupakan upaya dan prioritas yang akan ditempuh organisasi didalam mengantisipasi dan memanfaatkan kemajuan teknologi informasi. Upaya dan prioritas ini terkait dengan visi dan misi organisasi yang dapat secara jelas sesuai dengan konteks perkembangan teknologi informasi. Upaya dan prioritas dapat diwujudkan dalam kebijakan yang mendukung pemanfaatan teknologi informasi untuk pembelajaran.

Budaya dalam konteks e-learning dapat diukur dari behaviour. behaviour merupakan kebiasaan yang terkait dengan penggunaan teknologi informasi untuk pembelajaran sehari-hari. kebiasaan menggunakan teknologi informasi dapat mencakup pola interaksi antar staff pengajar dan mahasiswa, pemanfaatan teknologi sebagai sumber belajar dan penggunaan teknologi sebagai alat bantu.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s