Pengembangan Knowledge Library sebagai alat pendukung proses belajar

knowledge libraryHingga saat ini Digital Library (DL) telah dimanfaatkan sebagai alat pendukung proses belajar, khususnya dalam penyediaan materi belajar. DL dibutuhkan oleh pembelajar terutama pada tahap pencarian sumber belajar. Dilihat dari sudut pandang knowledge management (KM), tahap pencarian sumberbelajar ini merupakan bagian dari proses knowledge creation. Namun, dengan memandang aktivitas belajar sebagai proses KM, dapat dilihat bahwa selain knowledge creation, pembelajar juga membutuhkan fasilitas yang dapat mengakomodasi knowledge retention, knowledge sharing, dan knowledge utilization. Dengan demikian keberadaan DL saja belum cukup untuk melayani proses belajar secara menyeluruh. Dilatarbelakangi oleh permasalahan tersebut, melalui penelitian ini dikenalkan sebuah konsep sistem yang disebut knowledge library (KL). Dalam tulisan ini akan dipaparkan definisi konseptual dari  KL sebagai alat dukung proses belajar hasil perluasan fungsionalitas DL yang mampu mengakomodasi aliran pengetahuan secara menyeluruh, mulai dari knowledge creation, knowledge retention, knowledge sharing dan knowledge utilization.


Lely Triastiti, Husni Sastramiharja, STEI ITB

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s