Process on knowledge management

Pengetahuan terus menerus diciptakan dalam organisasi. Pengetahuan atau informasi eksplisit harus dikelola secara sistematis dan disebarkan ke seluruh bagian organisasi, menggunakan teknik-teknik pengelolaan sumber daya informasi. Namun, pengetahuan organisasi lebih banyak yang masih tacit dan berada dalam otak pegawai. maka dari itu, organisasi harus mencari proses dan praktek yang dapat mendukung transfer pengetahuan tacit maupun transfer pengetahuan eksplisit.

Untuk mancapai hal tersebut dapat dimulai dengan mengadakan audit informasi atau penyimpanan pengetahuan. Hal ini meliputi proses identifikasi pekerjaan dan aktivitas inti organisasi. Selain itu diperlukan juga penilaian/pengukuran mengenai pengetahuan dan informasi apa saja yang dibutuhkan agar pekerjaan atau aktivitas tersebut dapat berjalan efektif. Identifikasi sumber pengetahuan dan pelajari aliran dari pengetahuan tersebut. Dengan melakukan audit, dapat ditemukan usaha-usaha yang tidak diperlukan di beberapa bagian.

Proses pengetahuan harus ditest keefektifannya pada setiap tahap siklus pengetahuan, mulai dari penciptaan sampai pengetahuan. Perusahaan dapat dikatakan siap dalam mengimplementasi knowledge management ketika seluruh proses yang dilakukan oleh perusahaan dapat terintegrasi dengan proses pengetahuan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s