Teknik encoding pada algoritma genetika

Proses encoding adalah salah satu proses yang sulit dalam algoritma genetika. Hal ini disebabkan karena proses encoding untuk setiap permasalahan berbeda-beda karena tidak semua teknik encoding cocok untuk setiap permasalahan. Proses encoding menghasilkan string yang kemudian disebut kromosom. String terdiri dari sekumpulan bit. Bit ini dikenal sebagai gen. Jadi satu kromosom terdiri dari sejumlah gen.
Ada bermacam-macam teknik encoding yang dapat dilakukan dalam algoritma genetika. Beberapa teknik-teknik encoding itu antara lain adalah binary encoding, permutation encoding, value encoding serta tree encoding. Teknik encoding yang digunakan pada Traveling Salesman Problem adalah
permutation encoding. Selain digunakan pada Traveling Salesman Problem, teknik ini juga dapat digunakan pada Task Ordering Problem . Pada permutation encoding, kromosom-kromosom adalah kumpulan angka yang mewakili posisi dalam sebuah rangkaian. Pada Traveling Salesman Problem, kromosom mewakili urutan kota yang dikunjungi salesman. Jadi apabila satu kromosom berbentuk sebagai berikut P1 = (X1,X2,X3,..,Xn) berarti salesmen bergerak dari kota bernomor X1 ke X2 dst hingga ke kota ke Xn.

One comment on “Teknik encoding pada algoritma genetika

  1. Mas, apakah anda cukup paham tentang algoritma genetika?
    Saya ada sedikit permasalah tentang algoritma genetika, nih. bolehkah minta YM atau media lain yang dapat membuat kita bertukar pendapat? terimakasih… salam dari saya…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s