Algoritma Genetika

Algoritma genetika merupakan sebuah algoritma pencarian yang dikembangkan berdasarkan mekanika seleksi alami dan genetika alami oleh Holland dan dilanjutkan oleh Goldberg. Algoritma genetika bekerja menggunakan kode dari parameter yang menjadi permasalahan. Parameter problem tersebut dikodekan menjadi sebuah kromosom. Setiap kromosom terdiri dari bagian-bagian yang disebut gen. Gen – gen ini dapat berupa angka biner (‘1’ atau ‘0’), sehingga kromosom yang terbentuk merupakan deretan string biner. Pencarian solusi pada algoritma ini melibatkan sejumlah populasi dari titik-titik pada ruang parameter. Setiap titik tersebut disebut individu. Variabel dan parameter yang digunakan yaitu fitness (nilai hasil evaluasi obejctive function) untuk menentukan tingkat kesesuaian suatu individu dengan kriteria yang ingin dicapai, populasi jumlah individu per generasi, probabilitas terjadinya crossover pada suatu generasi, probabilitas terjadinya mutasi, serta banyaknya generasi yang dilibatkan. Algoritma akan dihentikan setelah mencapai 1000 generasi.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s