e-learning content berbasis semantic web

Perkembangan internet dan e-Learning dengan aplikasi dan tools baru yang menyertainya, secara cepat telah mengubah bentuk atau cara pembelajaran yang lama. Pada masa lalu secara sederhana kita mendistribusikan content e-Learning ke WWW dengan gaya semi tersturktur (dalam bentuk dokumen HTML dengan banyak links ke dokumen-dokumen lain). Sehingga prinsipnya bahwa content tersedia dan dapat diakses secara online.
Namun kenyataannya dalam memperoleh content yang sesuai (dibutuhkan) banyak menjumpai permasalahan yang disebabkan karena terbatasnya pemberian keyword pada content tersebut. Hal ini makin bertambah sulit ketika tidak dijumpainya meta data secara explisit dan informasi yang berkaitan dengan aspek pedagogik dari content
(ketergantungan content). Dengan demikian hanya yang ahli yang dapat menemukan content yang sesuai atau untuk mengorganisasikannya kedalam bentuk heterogen content yang masuk akal.
Munculnya Teknologi Web Semantic, e- Learning content dapat ditambahkan meta data(termasuk didalamnya atribut-atribut pedagogik) dan kemudian di atur/organisasikan kedalam ontology sehingga dimungkinkan memudahkan penyebaran, penemuan, dan penggunaan content dengan cara yang lebih baik. Dengan cara ini tidak hanya manusia yang dengan mudah menemukan dan mengatur content yang diperlukan namun juga agen cerdas. Agen cerdas yang ada pada aplikasi akan
menemukan dan mengelola content dari sumber content yang heterogen kemudian
mengkombinasikan menjadi customized courseware dengan kriteria spesifik dan aturan-aturan lainnya.
Customized courseware ini mengacu pada sekumpulan content (bersumber dari heterogent content) yang mana content-content saling terkait dan aturan pedagogik tetap terjaga.

Bernard Renaldy Suteja1, Ahmad Ashari2
1. Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Infomasi UK. Maranatha; bernardjogja@gmail.com
2. Elektronika dan Instrumentasi Universitas Gadjah Mada; ashari@ugm.ac.id

2 comments on “e-learning content berbasis semantic web

  1. kayaknya konsep tersebut tidak futuristik, saya berpendapat e-learning akan lebih efektif melalui penyebaran ebook, bahkan sekarang ada ebook yg bisa dibaca melaui handphone…namanya konsep inhandlearning.

    • semantic web merupakan masa depan web. ilmuwan menyebutnya sebagai web 3.0 yang akan menggantikan web 2.0 yang saat ini digunakan. Dengan semakin banyak dan beragamnya e-learning yang bertambah setiap harinya, akan menyulitkan penemuan kembali informasi yang sesuai dengan keinginan. Pencarian informasi sudah bukan berdasarkan pada kata kunci namun lebih bersifat semantic yaitu keterhubungan arti. Disisi lain, mesin pencari saat ini hanya menghasilkan proses temu kembali informasi berdasarkan pada kata kunci saja, bukan bersifat semantic (keterhubungan arti).

      Inhandlearning sebenarnya bukan konsep baru. Didasarkan pada mobilitas dan juga gaya hidup, penggunaan mobile device semakin diminati. Pada akhirnya e-learning juga mengikuti tren ini.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s